Pagi harinya, sesuai janji Revano, mereka kembali ke rumah sakit, untuk membayar biaya persalinan si ibu, dan Revano sudah meminta pengacara ayahnya, untuk membantu mencabut laporan mereka terhadap si bapak di kantor Polisi. Mereka juga memberi uang untuk biaya pulang ke kampung. Semua janji Asma pada si ibu sudah ia lakukan. Si bapak sampai bersujud memohon maaf, dan mengucapkan terima kasih pada mereka berdua. Si ibu tidak henti menangis haru, dan tidak henti mengucapkan terima kasih pada mereka berdua. Asma ikut meneteskan air mata, saat ibu memeluk bayinya. Ia tidak bisa membayangkan andai hal seperti itu terjadi pada dirinya. Setelah semua urusan selesai, mereka ke luar dari rumah sakit. Mereka sudah di dalam mobil, Asma masih berusaha menahan air matanya. "Kenapa?" Revano m

